Pontianak Bop.(20/5) Pekan Gawai Dayak 2010 ke-25 kembali diselenggarakan. Acara ini merupakan event tahunan yang dipusatkan di Rumah Adat Betang hingga 24 Mei nanti.
Pekan Gawai Dayak kali ini dibuka oleh Gubernur Kalimantan Barat yang juga dihadiri Kapolda Kalbar brigjen Erwin TPL Tobing, Dewan Adat Dayak, pejabat-pejabat pemerintahan Kalimantan Barat dan delegasi dari Serawak .
Seperti tahun-tahun sebelumnya, diadakan Parade Budaya dengan menggunakan baju khas daerah seperti baju adat Dayak, Cina dan Melayu. Parade menggunakan mobil hias yang diikuti berbagai sanggar. Melewati Jalan A Yani, Tanjungpura, Gajah Mada dan kembali lagi ke Rumah Adat Bentang melewati Jalan Sutoyo.
Berbagai acara dan lomba dilaksanakan dalam Pekan Gawai Dayak kali ini seperti, pemilihan putra dan putri gawai, lomba menyanyikan lagu-lagu Dayak lomba permainan rakyat, menyumpit, lomba busana adat Dayak, memahat patung, melukis perisai dan banyak lagi acara yang di adakan.
Sekitar lokasi Rumah Adat Betang, kita juga dapat membeli berbagai cinderamata seperti pakaian dan berbagai kerajinan tangan khas Kalimantan Barat. Selain itu juga terdapat stan kuliner dan stan sanggar-sanggar kesenian. Menurut Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar, Thadeus Yus
“Gawai Dayak Merupakan acara adat masyarakat Dayak untuk menyambut pesta panen padi dan sebagai ucapkan rasa syukur kepada sang maha Pencipta sekaligus untuk mempererat hubungan persaudaraan dan solidaritas. Subsuku Dayak itu sangatlah banyak, namun tidak semuanya hadir disebabkan beberapa daerah tidak ikut dalam pekan gawai kali ini. Semoga tahun-tahun berikutnya semua dapat dihadirkan disini,” paparnya.(tri/20/05)
Seperti tahun-tahun sebelumnya, diadakan Parade Budaya dengan menggunakan baju khas daerah seperti baju adat Dayak, Cina dan Melayu. Parade menggunakan mobil hias yang diikuti berbagai sanggar. Melewati Jalan A Yani, Tanjungpura, Gajah Mada dan kembali lagi ke Rumah Adat Bentang melewati Jalan Sutoyo.
Berbagai acara dan lomba dilaksanakan dalam Pekan Gawai Dayak kali ini seperti, pemilihan putra dan putri gawai, lomba menyanyikan lagu-lagu Dayak lomba permainan rakyat, menyumpit, lomba busana adat Dayak, memahat patung, melukis perisai dan banyak lagi acara yang di adakan.
Sekitar lokasi Rumah Adat Betang, kita juga dapat membeli berbagai cinderamata seperti pakaian dan berbagai kerajinan tangan khas Kalimantan Barat. Selain itu juga terdapat stan kuliner dan stan sanggar-sanggar kesenian. Menurut Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar, Thadeus Yus
“Gawai Dayak Merupakan acara adat masyarakat Dayak untuk menyambut pesta panen padi dan sebagai ucapkan rasa syukur kepada sang maha Pencipta sekaligus untuk mempererat hubungan persaudaraan dan solidaritas. Subsuku Dayak itu sangatlah banyak, namun tidak semuanya hadir disebabkan beberapa daerah tidak ikut dalam pekan gawai kali ini. Semoga tahun-tahun berikutnya semua dapat dihadirkan disini,” paparnya.(tri/20/05)
Tarian selamat datang untuk menyambut tamu-tamu dan undangan yang hadir pada pembukaan Pekan Gawai Dayak. (foto : tri)








0 comments:
Post a Comment